DPP Pasoepati Siap Pertemukan Persis PT. LI dengan Persis PT. SIP
Polemik dualisme tim Persis Solo masih menjadi bahan pergunjingan yang utama bagi Pasoepati. Setelah beberapa hari lalu menggelar rapat akbar Pasoepati di monumen pers, rencananya Pasoepati akan kembali menggelar aksi.

Dalam aksi berikutnya, Pasoepati akan mengadakan diskusi pada hari Rabu (21/12) mendatang di Balai Persis. Dalam diskusi bertajuk “Persis Solo mau dibawa kemana?” tersebut, rencananya DPP Pasoepati sebagai pihak penyelenggara akan mempertemukan pihak pengurus Persis Solo, 26 wakil klub internal Persis, pengurus Persis versi PT. LI dan pihak dari PT. SIP selaku pengelola tim Persis versi PT. LPIS.
Menurut Presiden Pasoepati, Bimo Putranto, pihaknya hanya memiliki niat baik-baik untuk mengajak semua pihak berdialog. Bimo juga berkeinginan, baik Djoko Driyono maupun Kesit B. Handoyo dapat menghadiri acara dialog tersebut.
“Kita punya niat baik untuk berdialog, mau dibawa kemana Persis Solo. Kalau pak Djoko Driyono bisa datang, ya pak Kesit juga harus datang. Nanti sore kami akan kirim undangan untuk pengurus Persis Solo dan kelompok 26. Diskusi ini akan bersifat terbuka untuk media dan kalau perlu terbuka juga untuk pihak kepolisian. Bersifat terbuka agar masyarakat tahu,” ujar Bimo Putranto di sesi konferensi pers DPP Pasoepati, Minggu (18/12) siang.
Meski akan menggelar sebuah diskusi yang mempertemukan semua pihak yang berkaitan dengan polemik dualisme Persis, namun pihak DPP Pasoepati sendiri tetap kukuh berpegang teguh pada keputusan awal, yakni Pasoepati tetap menginginkan tim Persis Solo berlaga di kompetisi resmi PSSI.
“Dari Pasoepati tidak ingin ada 2 kubu yang saling berbenturan. Pasoepati tidak ambil pusing dengan kepentingan di PSSI, hanya ingin Persis Solo di jalur liga resmi yang di akui PSSI dan FIFA.” terang Bimo.
Selain itu, Bimo Putranto juga akan menyampaikan himbauan kepada pihak kepolisian terkait bergulirnya kompetisi Divisi Utama versi PT.LI yang akan di gelar di kota Solo.
“Saya berharap kepolisian melarang ijin bergulirnya liga ilegal di Solo. Saya akan mengirim surat ke Kapolda untuk himbauan melarang pertandingan liga ilegal di kota Solo dan surat tersebut akan diteruskan ke Kapolres. Surat tersebut akan kami kirimkan besok. Jika kepolisian tetap memberikan ijin bergulirnya liga tidak resmi, maka bagaimana mental negara kita ini,” pungkas Bimo Putranto.














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




salute bwt temn2
nak paulus wani elok,,,kae ki mental le gor wa*** . . .
wa*** i opo iku mas?? wawuk kah????
Jangan lupa Jokowi Dodo diundang ya!
Gak yakin paulus yosca hong berani debat, kalo berani siap aja “ditelanjangin” dengan senjata rahasia pasoepati
kapan pasoepati dikumpulkan lagi.. Siap konvoi, merahkan solo, boikot persis paulus akal bulus..
Yen misal’e K26 tetep ngotot melu liga pt li, laporke kpk wae ben diprikso dgn tuduhan dugaan suap.. Iseh nggumu kr k26 sing ngaku2 sing duwe persis, lha mbiyen pas persis kritis kae k26 podho ndelik nggn ndi??
26 klub mn aja ?
liga resmi harga mati
maju terus persis 1923 bukan persis yang lain
SAETAMA
Neg perlu jokowi sisan diundang.. Ben adil, itung2 dadi juri..
Liga Resmi Lebih Baik…
dimana otak para pendukung turnamen isl itu…
jadi semua dimulai dari nol lagi,sperti liga jepang dulu…
Coba lihat sejarah J League di bawah ini…
kalau di lihat mirip sekali dgn yg di lakukan PSSI sekarang….
1.Liga baru menggantikan Liga yg lama (1965-1992 = 27 thn tanpa prestasi)
kalau disini IPL menggantikan ISL ( 8 tahun tanpa prestasi)
2.ada persyaratan/verifikasi utk menjadi peserta liga..
di J league 15-20 klub..tersaring 10 klub
di IPL juga sama..dari banyak klub yg mendaftar tersaring lewat verifikasi
AFC dan PSSI ada 24 klub…
karena ada yg membangkang, jadinya 12 klub..
3. di J league, dari 10 klub, pelan pelan ditambahkan menjadi 18 di 2010
dan 22 klub di tahun 2016
di IPL …belum tahu rencananya spt apa…
jd intinya apa yg dilakukan PSSI dgn membuat IPL sebenarnya sudah di lakukan oleh jepang di tahun 1993….
dengan proses proses yg hampir sama…
cuma bedanya di jepang ngak ada pembangkang krn org jepang lebih
tunduk sama aturan…hehe…makanya negaranya lebih maju…
semoga yg belum sadar bisa sadar bahwa ini demi kemajuan sepakbola
indonesia dimasa depan…
—————————
Sejarah
J. League dimulai sejak Mei 1993 dengan 10 tim, menggantikan Liga Sepak Bola Jepang/Japan Soccer League (JSL) yang eksis dari tahun 1965 hingga 1992. Dari tahun 1994-1996 dua tim baru bergabung ke liga setiap tahunnya, sementara masing-masing pada tahun 1997 dan 1998 satu tim baru bergabung ke liga. Pada tahun-tahun pertama terbentuknya J. League, banyak pemain dan pelatih terkenal dari Eropa dan Amerika Selatan berpartisipasi di J. League, sehingga standar liga lebih mendekati standar liga profesional di luar negeri dibandingkan era JSL.
Tahun 1999 setelah beberapa klub mengalami masalah keuangan dan hampir dibubarkan, diputuskan untuk menciptakan divisi dua, atau yang disebut J2, di mana persyaratan keanggotaan liga tidak seketat divisi utama (yang kini dikenal sebagai J1). Pada tahun yang sama Consadole Sapporo terdegradasi ke J2 yang baru dibentuk tersebut. Selain itu, dua tim Yokohama (Yokohama Marinos dan Yokohama Flügels) bergabung menjadi satu tim yang dinamakan Yokohama F. Marinos sehingga jumlah tim di J1 menjadi tinggal 16. Tahun 2005 jumlah tim di J1 kembali diubah menjadi 18 tim.
Direncanakan pada tahun 2010 J2 sudah akan mempunyai 18 tim, dan 22 tim pada tahun 2016.
[sunting] Sejarah singkat perkembangan J.League
1989
JFA membentuk komite pembentukan liga profesional
1990
Komite menentukan kriteria bagi klub-klub (kota kandang/home town, stadion kandang, sponsor, dan lain-lain)
Limabelas sampai dengan dua puluh klub dari JSL mendaftarkan diri untuk menjadi anggota liga profesional
1991
Pengumuman resmi tentang liga sepak bola profesional yang baru diumumkan ke masyarakat
1992
Liga profesional, J.League terbentuk dengan jumlah anggota 10 klub
Kashima Antlers
Urawa Red Diamonds
JEF United Ichihara
Verdy Kawasaki
Yokohama Marinos
Yokohama Flügels
Shimizu S-Pulse
Nagoya Grampus Eight
Gamba Osaka
Sanfrecce Hiroshima
JSL menjadi Japan Football League Japan futtobōru Rīgu (ジャパンフットボールリーグ?)
J.League menyelenggarakan piala liga domestik pertama (J.League Cup) dengan mempertandingkan 10 klub anggota
1993
Musim pertama J.League resmi dimulai, dengan 10 klub anggota
rdwave is offline
26 klub internal…..mana ja ya…..jd pengen tau ?
Rapate dikepung ngko rak milihliga resni hihi
Manteeeb!! Wani po ra kui Yoscha, Paulus dkk diskusi?? Yen ora wani teko yo brarti ora beres!! Kudune dipaparkan kedua program baik dr Persis versi Paulus maupun Kesit. Biar Pasoepati dan warga solo semua tau mana yg terbaik bt Persis Solo!!!
1 PASOEPATI 1
LIGA RESMI HARGA MATI UNTUK PERSIS SOLO 1923.
Liga RESMI harga MATI..
PERTAMAXXX