Ditantang Pro Duta FC, Junaedi Hati-Hati Pilih Pemain
Persis Solo sore (6/12) ini berencana menggelar pertandingan uji coba dengan melawan Pro Duta FC, di stadion Bea Cukai, Rawamangun, Jakarta Timur.

Soller, diragukan bisa tampil saat ujicoba lawan Pro Duta
Partai ini merupakan uji coba kedua selama tim bengawan melakukan training center di Jakarta. Di pertandingan sebelumnya, Persis berhasil mencukur tim PS. Perbanas dengan skor 8-1 di ajang uji coba pertama.
Bertanding melawan Pro Duta FC merupakan pilihan lawan yang seimbang bagi Persis, mengingat tim Pro Duta FC juga merupakan tim kontestan Liga Divisi Utama PSSI.
Namun pada pertandingan ini, pelatih Junaedi akan memilih untuk lebih berhati-hati dalam menurunkan para pemainnya.
Pasalnya, seharusnya Persis sudah harus terkonsentrasi pada laga perdana di kompetisi liga yang sedianya akan berlangsung pada Minggu (11/12) nanti dengan bertandang ke kota Palu.
“Saya akan lebih berhati-hati dalam memainkan pemain di pertandingan melawan Pro Duta FC. Kami harus menghindari cedera pemain dan kami juga tidak ingin fisik pemain menjadi drop karena setelah ini kami sudah harus bermain di pertandingan resmi,” ujar Junaedi ketika dihubungi redaksi PasoepatiNet, Senin malam.
Pada pertandingan melawan Pro Duta FC, dua pemain Persis yakni Fernando Soler dan juga Ilham Hasan diragukan bisa tampil karena keduanya sedikit mengalami masalah dengan cedera hamstringnya.
Sebagai gantinya, Junaedi bisa saja memainkan penyerang mudanya yakni Robi Fajar maupun Diego Benowo untuk diberikan kesempatan bertanding.
Laga melawan Pro Duta FC rencananya akan dimulai pada pukul 15.30 wib. Laga tersebut juga dapat disaksikan oleh Pasoepati maupun penonton umum.














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




Monggo, kulo manut mawon.
Tenang, bila hati nurani para pengurus dan anggota persis sudah dibutakan oleh duit dari Djoko Driyono(baca: nirwan bakrie) maka saatnya suporter bergerak!! Dukung liga resmi!!
iki kok yo do melu pecah tiru2 PSSI kapan persepakbolaan Indonesia maju isine mung geger ra iso bersatu o kok koyo ngene zamane, karepmu lah
Sepertinya para pengurus klub anggota Persis condong dukung paulus yaa?tanya kenapa?
Do entuk bancaan …
oleh saweran mas
absen gan
setiap pelatih harus jeli dalam menentukan kerangka pemain.apalagi bentar lagi udah bergulir kompetisi yang resmi.
ayooooo bang jun tunjukan aksimu.
salam pasoepati
Selamat Datang Joko Driyono di Solo
menangkan pertandingan//// pertandingan harus di menangkan….3 poin..di tandang..3 poin di kandang..
ssiippp….
dag dig dug der dag dig dug der
Laga perdana vs persbuol, wajib mbwa misi 3 poin dri kndang lawan. . Asal tdak dicurangi w*sit.
ngopo ndadak benowo? Mubadir tok ngontrak kui
Tidak ada salahnya memainkan Diego Benowo di pertandingan uji coba. Eksperimen memilih pemain untuk bertanding emang seharusnya dilakukan di pertandingan uji coba khan? Ya dari pada berspekulasi memainkan di pertandingan resmi liga, resiko lebih besar.
Terkait Persis mengkontrak Diego Benowo, ya karena Persis ingin memberdayakan potensi pemain muda lokal Solo. Kalau bukan Persis, tim mana yang mau memberikan kesempatan kepada pemain muda Solo? Masalah pemain itu bakal dimainkan atau tidak, rasanya kita percaya saja deh sama keputusan pelatih..
moco sek nda !
yo dadii
nomer piro ki?