Final Kompetisi KU-18 Digelar di Solo
Perjuangan tim Persis Junior dalam menghadapi pertandingan final kejuaraan sepak bola kelompok umur 18 tahun (KU-18) mendapatkan kemudahan setelah PSSI Jawa Tengah menunjuk Persis Solo Junior sebagai tim tuan rumah dalam menggelar pertandingan final tersebut.

Chandra Waskito dkk. diuntungkan sebagai tuan rumah pada pertandingan final KU-18, Rabu (23/11) mendatang.
Sesuai dengan manual liga, tim dengan pencapaian hasil terbaik di pertandingan semifinal, berhak menyandang status sebagai tim tuan rumah untuk pertandingan final.
Dua tim finalis Persis Junior dan Persiku Junior, lolos ke babak final setelah pada pertandingan semifinal sama-sama berhasil menang agregat 2-1 atas lawannya masing-masing.
Hanya saja, Persis dihitung sebagai tim terbaik karena dalam dua kali pertandingan semifinal, Persis berhasil meraih hasil sekali menang (pertandingan kandang 1-0) dan sekali bermain imbang (pertandingan tandang 1-1) melawan Persibas Banyumas.
Sedangkan tim Persiku Kudus dalam dua kali pertandingan semifinal meraih satu kali kekalahan (pertandingan tandang 1-0) dan memenangi pertandingan kandang 2-0 atas Persijap Jepara.
Surat resmi dari PSSI Jawa Tengah terkait penunjukkan tuan rumah pertandingan final, sudah diterima oleh pihak Persis Solo.
Dalam suratnya nomor 287/PSSI-JTG/XI/2011 tersebut, juga disertakan keterangan bahwa pertandingan final kompetisi KU-18 antara Persis Junior melawan Persiku Kudus Junior, akan digelar pada hari Rabu (23/11) di stadion Sriwedari. Kick off pertandingan itu sendiri rencananya akan dilangsungkan pada pukul 14.30 wib.
Sedangkan untuk manager meeting kedua tim, akan dilaksanakan pada hari Senin (21/11) pukul 10.00 wib di kantor Pengprov PSSI Jawa Tengah.
Penunjukkan kota Solo sebagai venue pertandingan final KU-18, sangat jelas sekali akan menguntungkan tim Persis Junior. Target kemenangan sekaligus menjuarai kompetisi sepak bola KU-18 tingkat Jawa Tengah, kini ada di depan mata.
Dukungan suporter Pasoepati yang diprediksi akan datang secara ramai, harus benar-benar bisa dimanfaatkan oleh tim Persis untuk lebih bersemangat dalam bertanding di lapangan. Dan tanpa bisa ditawar lagi, tahun ini Persis Junior harus bisa juara! (adjiwae/masnug9)














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




Persiku meneh koyo playoff mbien kudus di ewaki wasit
wah, Psoepati Batam gak bisa nonton di Manahan nich. Saetama
nonton coy
CerahCeriaCemerlang…!!
tahun ini jateng milik kita! KUASAI…
Wah ga jd tour de std. Citarum part 2 ki, tp gpp malahan , syukur bgt
.. Setelah thn kmren hanya jd runner up stlah kalah ma PSIS Jr , Insya Allah thn ini akan jd juara. Amin 

tapi kok ya maine gasik eram
di siarne tv ora kie
Diego benowo maine welek banget
pasoepati no diego >>. ak sih mas hihhi
hahahhahaaaaa….akhire isoh pertama ndes……
pertamax..
mangkat kie
pertamax