Tahan Imbang Persibas, Persis Junior Melenggang ke Final
Persis Solo Junior memastikan diri melenggang ke pertandingan final kejuaraan sepak bola kelompok umur 18 tahun (KU-18), usai di pertandingan semifinal kedua Persis berhasil menahan imbang tuan rumah Persibas Banyumas jr dengan skor 1-1.

Hasil sama kuat ini sudah cukup mengantarkan Persis melaju ke babak final mengingat Persis unggul agregat kemenangan di pertandingan semifinal pertama.
Bertanding di kandang lawan, Rabu (16/11) sore, Persis tidak bisa menurunkan penyerang terbaiknya Rahman Purwanto karena terkena akumulasi kartu kuning.
Meski permainan kedua tim berjalan cukup berimbang, namun tim tuan rumah berhasil unggul lebih dulu di menit ke-44. Skor 1-0 pun menutup jalannya laga di babak pertama untuk keunggulan Persibas.
Di babak kedua, Persis Junior mau tidak mau harus mencetak gol penyeimbang guna mengamankan raihan tiket menuju ke babak final.
Gol yang ditunggu oleh Persis Junior akhirnya hadir di menit ke-85 yang berhasil dicetak oleh Agung. Skor imbang 1-1 akhirnya menjadi skor akhir dari pertandingan tersebut.
Atas hasil ini, Persis Solo dipastikan melenggang ke pertandingan final KU-18 dan akan bertanding melawan tim Persiku Kudus yang pada hari ini berhasil mengalahkan Persijap Jepara dengan skor 2-0.
Dalam pertandingan final nanti, Persis dipastikan sudah dapat menurunkan penyerang Rahman Purwanto dan gelandang serang Fajar Wahyu Utomo.
Namun kekuatan Persis juga pasti sedikit tereduksi karena pemain belakang Dika Pratama harus absen di pertandingan final menyusul kartu merah yang diterimanya di pertandingan hari ini.
#Partai final di rencanakan di gelar di Stadion Citarum Semarang pada Rabu (23/11) mendatang.














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




lagi2 di smarang,, mosok ngon’e cedaakkk kuduusss,, ra adil,, babar blassss….
smangadd skuad laskar smbernyowo kuu…
kiblat sholat boleh di saudi arabia…
tapi kiblat sepakbola indonesia di solo….
#forza 1923,..
ganyang kudus !
siap meluncur dr surabaya.. Badai merah jg siap memerahkan sumberkencono. Semarang im coming
Pencetak gol utk Persis jr kwi posisine opo?
Joss..!!
Badai merah siap melanda jalan SOLO-SEMARANG..!!!
“Go For TROPHY”
pengen budal semarang kie dadian
GenahJuaraLend !!
tatap partai final…bawa pulang trofi kemenangan k kota solo tercinta…bravo persis.jr
Bantai persikutang. .
. SELAMAT,
. turut bangga atas perjuangan samber nyawa muda yang mampu menyamakan kedudukan di menit2 krusial,
. semoga bisa menjadi juara di semarang,
. Aamiin,
. kekuatan persis jr & persis senior musim ini sama2 menakutkan.
hajar persikukul!!!!
Mbah’E Joszzzzzz..
Top Morkotopppppppp
Jos gandos
Selamat PERSIS Jr . Semoga juara ..
joss