Menang atas PSIK Klaten, Persis Solo Penuhi Target
Persis Solo Junior berhasil menyapu bersih semua poin di babak penyisian grup kompetisi sepak bola Kelompok Umur 18 tahun (KU-18). Dalam pertandingan terakhirnya, Sabtu (22/10) malam, di stadion Sriwedari, Persis Solo Junior berhasil melumat tim juru kunci PSIK Klaten Junior dengan skor 2-0.

Kedua tim dengan khidmat memasuki lapangan pertandingan.
Bertanding di bawah guyuran hujan deras, membuat kedua tim bermain lambat akibat beratnya lapangan yang basah. Peluang pertama Persis didapatkan oleh Rahman Purwanto yang berhasil melepaskan tembakan keras usai mengelabui salah seorang pemain lawan. Namun sayang, tembakan Rahman masih berhasil ditepis oleh penjaga gawang PSIK Klaten.
Suporter tuan rumah baru bisa bersorak di menit ke-27 setelah Rahman Purwanto sukses menjebol gawang PSIK Klaten.
Gol Rahman Purwanto diawali dengan aksi individunya melewati tiga pemain lawan dan diakhiri dengan tembakan mendatar yang tidak dapat dibendung penjaga gawang PSIK. Satu gol Persis memimpin.
Sepuluh menit dari gol pertama, lagi-lagi Rahman Purwanto menjadi momok mematikan bagi tim lawan. Umpan terobosan dari lini tengah Persis berhasil disambut Rahman dengan kecepatan larinya.
Ia berhasil mengelabuhi penjaga gawang PSIK sebelum melepaskan sontekan bola ke gawang yang telah kosong dan berbuah gol kedua bagi Persis. Hasil 2-0 untuk keunggulan Persis menutup pertandingan di babak pertama.

Sambutan Pasoepati atas kemenangan 2-0 Persis Solo melawan PSIK Klaten.
Di babak kedua, hujan yang lama mengguyur stadion Sriwedari membuat lapangan banyak tergenang air. Hal ini membuat permainan kedua tim masih sulit untuk dikembangkan karena laju bola sering kali terhenti karena air yang menggenang.
Keunggulan dua gol atas tim lawan membuat pelatih Persis, Agung Setiabudi, melakukan beberapa pergantian pemain. Dua pemain Persis dimasukkan yakni Richo David dan Egadea Cantona yang menggantikan Rahman Purwanto dan Ma’aruf.
Sepuluh menit menjelang pertandingan usai, Agung Setiabudi memaksimalkan jatah pergantian pemain dengan memasukkan M. Ari Rosyidi menggantikan penyerang bernomor punggung 7, Chandra Waskito.
Hingga 45 menit pertandingan di babak kedua berakhir, kedua tim sama-sama gagal mencetak gol. Hasil 2-0 untuk keunggulan Persis atas PSIK Klaten akhirnya menjadi hasil akhir dalam pertandingan ini.
Kemenangan 2-0 atas PSIK Klaten membuat Persis Solo berhasil memenuhi target untuk menyapu bersih semua poin pertandingan. Persis Solo juga sukses memuncaki klasemen grup. Sementara itu, tiga kali kekalahan yang diderita PSIK, membuat klub asal kota Bersinar ini hanya menjadi tim juru kunci di daftar klasemen.
foto & naskah : tim redaksi Pasoepati.Net














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




Salut buat RPK yang tetap memberikan dukungan pada PSIK Klaten meski hujan… Ora Pasoepati Ora
PSIK kalah rapopo RPK tetap setia
Ah , ntar final piala suratin tingkat Jateng paling-paling PSIS Jr vs Persis Jr (lagi)
) ijo lumut wkwk 
.. Good Job Rahman P
satu kata buat anda
SACAYA
Persis jr menang 2-0 ngko chievo ketoke juga menang
Skor bt PSISra pinten2 sam…
si soleh memenangkan psisra di gelora merdeka jombor, persiharjo keok, PSISra MELAJU.
Hoooaaa PSISra yo menang lin

Runner up ,,jane meh juara tp perkewuh mbi mase PERSIS SOLO dadi ngalah aee ,,
Bravo PASOEPATI
allhamdullillah yahh

Good job!!! Semoga gx terbuai dg kemenangan, perjalanan kalian masih panjang. Terus belajar dan latihan. Semangat!!!!
keduax yo gelem,…
Semoga menular ke PERSIS SENIOR . SEMANGATTT !!
PERTAMAx