Pelatnas Timnas Dipindah ke Solo?
Pelatnas Timnas Indonesia menjelang laga melawan Qatar di pertandingan lanjutan PPD 2014, kemungkinan akan dipindahkan dari Jakarta ke kota bengawan.

Timnas Indonesia berencana menggunakan Stadion Manahan sebagai lokasi pelatnas.
Hal ini terpaksa dilakukan karena pada November mendatang, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan dipergunakan sebagai venue SEA Games XXVI pada 11-22 November.
Rencana pemindahan pelatnas Timnas ke kota Solo disampaikan langsung oleh manajer Timnas Indonesia, Ferry Kodrat, di Solo, Selasa (18/10).
“Pemindahan pusat latihan bagi Bambang Pamungkas dan kawan kawan tersebut karena Stadion Utama Gelora Bung Karno di Senayan Jakarta, akan digunakan pesta SEA Games XXVI, pada 11-22 November,” kata Ferry Kodrat, sebagaimana dikutip dari Bola.net.
Dipilihnya Stadion Manahan sebagai lokasi pelatnas, tentunya bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pada bulan Agustus lalu pelatnas Timnas juga digelar di Stadion Manahan.
Terlebih lagi fasilitas yang ada di stadion kebanggaan warga Solo ini terbilang lengkap mulai dari lapangan yang representatif, tersedianya fasilitas lampu, dan atmosfir masyarakat Solo yang sangat fanatik terhadap sepak bola.
Rencana relokasi pelatnas Timnas ke kota Solo sendiri juga sudah mendapatkan persetujuan dari pelatih kepala Timnas, Wim Rijsbergen.
Kendati demikian, rencana pemindahan lokasi pelatnas Timnas ke Solo belumlah merupakan keputusan final dan masih dapat berubah. Hal ini dikarenakan pihak Timnas sendiri masih menunggu jadwal kosong untuk penggunaan Stadion Manahan Solo.
Timnas Indonesia sendiri masih menyisakan tiga pertandingan di ajang PPD 2014. Masing-masing pertandingan tandang melawan Qatar (11/11), kandang melawan Iran (15/11) dan tandang melawan Bahrain (29/2/2012).














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




Hehe..lucu, mas..kog isoh enek usul boikot nganti tekan tekok kompensasi utk Persis., kan yo wes jelas2 Pssi nguntungne Persis..kudune degradasi tapi nyatane saiki jek tetep ning divisi utama.. Nggih mboten..??
setujuuuuu mas bro. mungkin ada temen2 yg masih kecewa persis g dilevel 1, padahal kao dipikir2 persis tetep diuntungkan dg regulasi yg baru, kalo peraturan nya masih yg dulu musim ini harusnya persis didivisi 2. psoepati for persis solo and indonesia
betullll
Sururuh d lapangan teladan medan wae kebanggaanya johar ipi upin stadion bosok,johar bosok
ra urusan…….
kalo mmg timnas akn mempergunakan stadion manahan, berarti suatu kepercayaaan untuk warga solo raya (mania bola) bahwa, solo layak dan bisa untuk menggelar event sepakbola skala internasional, semoga, yang pasti from PERSIS solo with LOVE.
,k0g gag pake stadi0n teladan medan pak
rapopo

penting ra dinggo tim ipl
sacaya
0ra gagas.
Cukup persis solo pemilik manahan sesungguhnya.
sing penting ra ganggu jadwal’e PERSIS.!!!
apakah klub solo (Persis Solo) dpt kompensasi dr PSSI?
Boikot
God save PERSIS !!!
1
Training Camp sajja apa juga Laga Home Lawan Iran Nie????
Salam pasoepati se jagad raya.
Woyow-woyow Jossss