Kesit B Handoyo: Ingin Memajukan Sepakbola Di Kota Solo
Namanya mulai dikenal luas oleh masyarakat pecinta bola di Solo, ketika ia mulai menjabat sebagai CEO PT. Solo Indomandiri Profesional dan membawahi Solo FC yang berlaga di Liga Primer Indonesia.

Kesit B Handoyo, CEO PT SIMP, Ingin sepakbola di kota Solo lebih maju
Kesit Budi Handoyo atau yang kerap dipanggil dengan Bung Kesit, sebenarnya sudah dikenal lebih dulu oleh masyarakat Indonesia sebagai seorang komentator sepak bola yang selalu tampil di layar kaca.
Tak banyak yang tahu mengapa dari pekerjaan Kesit sebagai seorang wartawan olah raga dan komentator di TV, tiba-tiba saja mau turun ke kota Solo untuk memimpin sebuah klub sepak bola. Majalah digital PasoepatiNet mencoba memberikan ulasan singkat tentang profil pria berumur 44 tahun ini.
Seorang Kesit B. Handoyo mulai mencintai olah raga sepak bola sejak ia masih kecil. Seiring dengan berjalannya waktu, pada tahun 1990 akhirnya Kesit bisa mengenal sepak bola secara lebih mendalam ketika ia memutuskan untuk terjun dalam dunia kewartawanan, khususnya bidang olah raga. Saat itu, Kesit juga masih tercatat sebagai mahasiswa di Institut Ilmu Sosial dan Politik di Jakarta.
Di tahun pertamanya menjalani profesi sebagai wartawan, Kesit mengabdi di bawah naungan media mingguan olah raga Tribun. Selama 3 tahun lamanya Kesit mengabdi sebagai wartawan di media berita tersebut dan selanjutnya berturut-turut mengembangkan karirnya di Harian Terbit (1993-2001), Sinar Harapan (2001-2004), dan menjadi wakil pemimpin redaksi TopSkor (2005-2010).
Selama meniti karir sebagai wartawan, juga telah memberikan pengalaman berharga bagi dirinya untuk turut melancong ke berbagai negara guna melakukan peliputan berita.
Beberapa event olah raga berskala Internasional yang pernah diliputnya diantaranya adalah event Piala Eropa 1996 di Inggris, Piala Eropa 2000 di Belanda-Belgia dan Final Liga Champions Eropa 2007 di Athena, Yunani.
Dari pengalamannya sebagai wartawan yang sering melakukan liputan berita olah raga khususnya sepak bola, menjadikan Kesit jadi lebih mengerti bagaimana sebuah sepak bola itu harus dikelola.
Keinginan untuk menjadikan sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik dan maju seperti negara-negara yang pernah ia kunjungi makin membulatkan tekadnya untuk ikut memberikan sumbangsih kepada pembangunan sepak bola di Indonesia.
Setelah 6 tahun lamanya menjadi salah satu pimpinan di redaksi TopSkor, Kesit akhirnya memilih banting stir menjadi CEO klub sepak bola di Solo. Masuknya Kesit ke dalam dunia sepak bola di Solo bukan sebuah kebetulan.
Sudah sejak lama ia mengetahui bahwa Solo memiliki potensi yang besar dalam hal sepak bola. Saat masih menjadi wartawan, ia mengaku sering melakukan peliputan berita di kota tersebut.
Terlebih lagi kota Solo juga bukan tempat yang asing baginya karena menurut pengakuannya nenek moyangnya juga berasal dari Solo, sehingga semakin memantapkan pilihan hidupnya untuk turut memajukan kota Solo melalui sepak bola.
“Saya ingin membagi pengalaman dan ilmu saya untuk memajukan sepak bola di kota Solo. Memang bukan hal yang mudah membangun sepak bola. Sebagai olah raga yang paling digemari, sepak bola telah menjadi milik semua orang sehingga sekecil apapun yang terjadi dalam sepak bola pasti akan cepat mendapat respon dari masyarakat” jelas Kesit.
“Diperlukan proses yang panjang. Kesabaran, keuletan, keseriusan dan dedikasi yang tinggi agar cita-cita mewujudkan sepak bola yang kuat di Indonesia menjadi sangat penting. Jika seluruh stake holder sepak bola mau bersatu padu, memiliki visi dan misi yang sama, maka keinginan untuk menjadikan sepak bola di Solo khususnya dan Indonesia pada umumnya, akan cepat terwujud. Kita tidak boleh merasa paling hebat dan paling tahu dalam urusan sepak bola. Kita harus mau belajar dari negara-negara yang sudah maju sepak bolanya,” ujar Kesit kepada redaksi PasoepatiNet. (pasnet/adjiwae)
CURICULUM VITAE
Nama Kesit B Handoyo
Tempat/Tgl Lahir Jakarta, 27 Juli 1967
Pekerjaan CEO PT SOLO INDOMANDIRI PROFESIONAL
Alamat Kantor Jl. Dr. Wahidin 22, Laweyan, Solo
Riwayat Pekerjaan :
1990-1993 Wartawan Mingguan Olahraga TRIBUN
1993-2001 Wartawan Harian TERBIT
2001-2004 Wartawan SINAR HARAPAN
2005-2010 Wakil Pemimpin Redaksi TopSkor
2010- Sekarang CEO PT. Solo Indomandiri Profesional
Pengalaman Jurnalistik :
Liputan Kejuaraan Sepakbola Pra Olimpiade di Korea dan Hongkong (1994), Liputan Kejuaraan Sepak Bola Piala Tiger I di Singapura (1996), Liputan Sepakbola Piala Eropa 1996 di Inggris (1996), Liputan SEA Games 1997 di Jakarta (1997), Liputan Persiapan Tim Nasional Indonesia di Estonia (1999), Liputan SEA Games 1999 di Brunei Darussalam (1999), Liputan Sepakbola Piala Eropa 2000 di Belanda dan Belgia (2000), Liputan SEA Games 2001 di Malaysia (2001), Liputan Kejuaraan Sepakbola U-19 Piala AFF di Thailand (2005), Liputan Final Liga Champions Eropa di Athena, Yunani (2007), Juri pada pemilihan pemain sepakbola terbaik dunia versi “Golden Foot Award 2008” di Montecarlo, Monaco (2008).
Pengalaman Organisasi :
Skeretaris Kordinator Wartawan Peliput PSSI (1994-1997), Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Jaya (2004-2010), Anggota Komite Fair Play PSSI (2009-2010).
Pengalaman Lainnya :
Presenter dan Komentator Liga Spanyol di TPI (1999), Komentator Sepakbola di RCTI, Global TV, TPI, dan Indovision (2000-2008), Komentator Sepakbola di Antv, Trans 7, dan Telkomvision TV (2008-2010).














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




bagus . . . .
Semua pengurus Persis Solo dipublikasikan dan dikenalkan lebih ok mas admin.
lanjutkan bung kesit maju terus pantang mundur………………………
Anda tidak salah pilih kota bung kesit, Solo memiliki potensi besar di dunia olahraga tanah air khususnya sepakbola, namun selama ini kami tidak memiliki figur yg dapat melakukan gebrakan dan perubahan untuk mengelola potensi yg ada, dengan melakukan manjerial yg baik saya yakin persepakbolaan solo akan menuju ke arah yg lebih baik dan berprestasi, saya rasa andalah orang yg tepat dan kami butuhkan itu, mari kita bersama2 mewujudkan impian kita demi kejayaan sepakbola di Kota Solo tercinta.
maju terus pantang mundur demi kemenangan
salut bung kesit
bravo 1923
grory persis solo
PSSI GOBLOK
Rudy : pelatih Persis cukup lokal tdk perlu pelatih asing
tak pasrahke njenengan bung kesitbh..
coment min q.hahaha
buat teman2 pasoepati sragen yg mempunyai hobi futsal.
silahkan gabung tiap hari minggu jam 15.30 di mekarfutsal stadium.
sory min ngiklan sitik yo
smga sukses,bs membawa PERSIS 1923 berprestasi&kembali berjaya
PASOEPATI slslu mendukung PERSIS SOLO 1923
Pasoepati siap berjuang dgn mu bung !!
SoLo ISTIMEWA 1923
dari hati yg baik n niat yg tulus,pasti hasil nya jg bagus,
betul tdk dulur2….?
ayo bung kesit…
LANJUTKAN PERJUANGAN MU,demi SOLO N PERSIS SOLO KAMI PASOEPATI slalu MENDUKUNG MU
,seh do ngebooo…ckaka
Sepppii
,dowo bgt page.e…ckaka
PertamaX