Persis Jadi Korban PSSI

Persis Solo merasa jadi korban ketidakkonsitenan PSSI. Sebab, induk tertinggi sepak bola Tanah Air itu kerap mengeluarkan kebijakan yang berubah-ubah.
“Misal dengan rencana hanya memasukkan 18 klub saja untuk berlaga di kompetisi Liga Indonesia musim mendatang yang akhirnya satu wilayah. Ke-18 klub itu pun merupakan eks Indonesia Super League (ISL) musim lalu,” jelas Direktur Operasional PT Solo Indomandiri Profesional (SIP) Abraham ‘Bram’ EW Turangan saat ditemui di kantornya, Rabu (21/9) siang.
Menurutnya, kebijakan terakhir PSSI sudah berubah dengan kebijakan awal mereka yang berkeinginan menggelar kompetisi dengan format dua wilayah.
Untuk menggelar kompetisi itu maka PSSI memasukkan 34 klub mulai dari ISL, Divisi Utama dan eks Liga Primer Indonesia (LPI) dengan kewajiban verifikasi administrasi dan faktual bagi setiap klub.
“Dua verifikasi sudah kami jalani dan kami pun lolos karena telah memenuhi lima aspek. Ternyata PSSI merevisi keputusan soal kompetisi. Kami pun mempertanyakan untuk apa diverifikasi kalau hasilnya ternyata tidak digunakan,” tutur pria asal Makassar ini.
PT SIP yang sementara bertugas sebagai manajemen klub Persis pun mengaku bingung dengan ketidakkonsistenan organisasi yang dipimpin Djohar Arifin Husin itu. Laskar Sambernyawa pun secara tak langsung sudah merasakan efek dari ketidakkonsistenan itu.
“Kami seperti jadi korban. Banyak pemain incaran kami yang akhirnya berpikir ulang dan bahkan memilih untuk tidak jadi bergabung karena menganggap Persis nantinya tidak berlaga di kompetisi level tertinggi,” ungkapnya.
Dia mencontohkan dengan lepasnya pemain buruan gelandang Donny Siregar. Eks PSMS Medan itu pun akhirnya lebih memilih klub tetangga PSIS Semarang dengan melihat statu belum jelasnya Persis.
“Itu hak dia sebagai pemain. Tapi ini juga tidak terlepas dengan sikap PSSI yang tak konsisten dalam penentuan format kompetisi,” jelasnya.
Meski begitu, lanjut Bram, manajemen tetap bertindak sesuai aturan dengan menunggu regulasi yang paling resmi dikeluarkan PSSI.
“Biarkan kami dianggap klub yang adem ayem mempersiapkan tim. Kami memang tidak ingin gegabah juga,” tambahnya. Di sisi lain, pihak konsorsium yang mendanai PT SIP siang tadi datang ke Solo. Mereka melakukan audit internal di tubuh PT yang sempat mengelola Solo FC itu.
“Dilakukan audit mencakup aset-aset yang dimiliki perusahaan,” tandas Bram. (sumber: SuaraMerdeka.com)














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




hla itu cma akal2an org2 LPI,,,,mereka malu liga mrk g sesuai jadwal,pdhal mrk gembar gembor pro,,,,djohar arifin kan titipan LPI,,,,,,
Peserta liga musim dpan maksimal 24 tim yaitu 18 tim dr eks LSI, dn 6 tim yg ditunjuk PSSI yaitu Persema, PSM, Persibo, Persebaya (eks LPI, Bontang Pkt, PSMS Medan, ujar Djohar Arifin Husain saat rapat dgn exco dijakarta kmarin
‘TDK MASALAH PSIS MAIN DI LEVEL 1 ATAU 2′ KATA DONNY SIREGAR ,MESKI SCR LESAN DAH SETUJU TAPI UANG LBH BERKUASA TRNYATA
ngko yen gajine nunggak gen dirasakne mas, n mugo2 keuangane persis sangat bagus n kuat, trus yen donny fs pengin bali ng persis, jo di tompo walau ia mau digaji serupiah pun. Di tompo yo ra popo tapi dadi anak gawang.
yen ora niat gae kompetisi,,
REVOLUSI PSSI JILID 2..
koe kepilih ning Solo Siin,,Husiin,,
Titenono,,
HANCURKAN HUSIN
DONI SIREGAR DULU DAH OKE GABUNG PERSIS TAPI SKRNG KE PSIS,MURNI KARENA UANG BUKAN KRN BLM JELASNYA PERSIS MAIN DIMANA..
yg jelas karna bung kesit kurang gesit mas’e…karna sy baca di goal.com si siregar bilang PSIS lebih serius dlm proses negosiasi..
nek PERSIS sido ne ra neng level 1 , wis pak suk mben acara PSSI ojo oleh neng SOLO maneh,PSSI gen golek enggon liyo
PSSI : Persatuan Sepakbola Soyo Iedan
Ada Kmungkinan kompetisi musim dpan menjadi 24 tim, tim yg diverifikasi yaitu 18 tim dari eks ISL musim lalu, 3 tim Promosi dr DU msim lalu (Persiba bantul, Persiraja, Persidafon) dan 6 tim yg ditunjuk PSSI utk diverifikasi yaitu Persema, Persibo, PSM, Persebaya (Eks LPI), Bontang Fc (tim yg terdegradasi dr ISL msim lalu) dan Psms Medan ujar Djohar Arifin Husain dirapat PSSI kmarin (detik.com)
Ho’o..dadi 24 tim, dtambah persema, persibo, psm, persebaya, bontang fc, Psms..
Kenapa Psms..??? Karena kwi klub e Bernard bear Limbong..Pssi..wuassyuuu…ayo pak Rudy, saatnya buka mulut mmbicarakan Persis Solo..
wes kat mbien persis dadi dolanan pssi. msh tersimpan di memori ketika persis mengarungi liga divisi utama musim lalu
ada berita PSSI menambahkan kontestan verifikasi tim ISL menjadi 24 tim, nanti siang kita coba konfirmasi ke manajemen Persis Solo terkait berita ini dan kepastian Persis Solo berlaga di mana
la terus PERSIS SOLO jadine kepriben???
nrimo wae lah, alon-alon waton kelakon.
Revolusi lg popie..Gk ngrumangsani kepilih jdi ketum nengdi..
PSSI og chaeco iw pye ? pasoepati ngamuk yo mbuh lho !
yo ojo ngamuk ta mas, jaga nama baik pasoepati, demo boleh asal tidak anarki, oclee
Pssi plin plan……
Revolusi dung dung dung dung dung