Kontrak Pemain Terkendala Batasan Anggaran

Zarko Lazetic (kiri), Negosiasinya dengan Persis Solo berjalan lancar
Pembatasan anggaran belanja pemain yang di tentukan PSSI yang hanya 9 milyar per musim, membuat klub harus cermat dalam melakukan pembelian pemain. Anggaran 9 milyar tersebut di gunakan untuk belanja pemain, menggaji pemain, hingga menggaji Manajemen klub.
Batasan anggaran inilah yang membuat CEO PT SIMP, Kesit B Handoyo, kesulitan dalam negosiasi pemain yang di incar. Hal ini di karenakan beberapa pemain memasang nilai kontrak yang terlalu tinggi.
” Adanya batasan anggaran belanja pemain membuat kami harus cermat dalam melakukan pembelian pemain, karena ini menyangkut investasi” jelas Kesit kepada redaksi PasoepatiNet.
Namun manajemen PT SIMP tidak begitu saja menyerah, negosiasi terus di lakukan Kesit pada pemain yang di incarnya. Tercatat sudah beberapa pemain yang sudah deal soal nilai kontrak, Zarko Lazetic, Dian Fachrudin, Pitono dan Dony Siregar sudah setuju dengan nilai kontrak yang di tawarkan manajemen PT SIMP. (Pasnet)














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




ayo doh komen demi mebangun sepak bola solo, ayo mana masukannya.!!
persis solo rasah tuku pemain sing larang2 sing berkuawalitas tinggi
bismillah…
muga2 persis oleh pmain 1/2 trknal tp jd trknal stlh main d solo… Coz persis solo trknal sukses mncetak bintang2 spakbola indonesia,
koyo M.U tku murah ngedol larang tp kwalitas ga murahan… (wkeke… Kyo tku klambi ae yow)
BELIEVE PROUD SUPPORT PERSIS SOLO
Mas admin, sampaikan ke Mr Babic ya, please deh
mr Babic, Good luck with persis Solo. we hope Persis can get good players like u want n show that u can make Persis being best club in Indonesia,
You said before that “solo has very good supporters, PASOEPATI and Pasoepati worth to get satisfaction with Solo fc/Now Persis Solo.”
God bless us all
sip
yang enak itu klub2 besar seperti persib,persija,arema,persipura dll, mereka menjadi prioritas pemain, karena mereka punya nama besar, mereka jg sudah punya kerangka pemain musim lalu, kalo sekarang kita mulai dari NOL lagi, realistisnya kita bisa menargetkan juara pada 2-3 musim lagi, mari bersama membangung sang legenda dari NOL lagi..
ndak papa mas, toh dulu persis juga bisa memunculkan pemain sekelas wahyu TN, Wahyu Tanto, Rudi Widodo dll. Insya Allah taun ini bisa juga asal ga ada lagi kecurangan2 dalam sepak bola dan tidak ada muatan politik dalam tubuh persis.
Pertamax
hnya pmain yg brjiwa pngecut yg ga mau brada di team daerah asalnya… (weeew… Mlah ngikut team ttngga,apa ga malu klo d blang moto duitan)
hahah moto duiten
yo orag ahh
komenku di approve min
9 milyar kui yo akeh lho ndaa………….
ora sekelas bambang pamungkas ora po2, yo ngisore sithik.
sing penting gajine ora telat, diuwongke karo pengurus….. nek gajian ki y pemaine sek lagi penguruse.
mesti ono imbal balike………
piye son?
masuk an tuk bung kesit
klo belum deal juga ma para pemain asing, cari aja pemain dari thailand. Tu gelandang muangtong dan chonbury fc bagus mainnya dan berstamina oke. harganya pun relativ lebih murah.
percayakan pada pak Kesit, josssssss
hahaha waya waya juzz
idem kro nduwurku
pak kesit, kalo para pemain memasang harga tinggi dan bursa pemain di indonesia fair, ntar mereka sendiri yg bingung kalo dah ngga ada club yg mau dengan harga mereka. Masih ada pemain bagus kok yg mau main tuk persis solo. Tapi klo masih bisa di loby ya …. Lanjutken. Red is Solo, Red is Pasoepati, Red ngga pernah mati, Red is persis solo, red is the spirit of foot ball, and Red is the house of Manahan Army.
wah lha pie ki.sek ngene ki lagi bentuk tim ko awal seh repot
bensin campur
wah, yang enak klub2 yg dah punya pemain bintang, ni. Tapi ga apa2, asal dapat pemain2 yg kualistasnya bagus dan bermental juara, Para pemain bintang itu bintangnya bisa di jatuhkan. Asal pemainnya ga kaya pemain lokal Solo FC wingi wae..