Solo Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala AFF

“Ya, kami memang sudah mengajukan permintaan menjadi tuan rumah Piala AFF. Pengajuannya sudah kami sampaikan ke PSSI,” ujar Ketua Umum Persis Solo, FX Rudy.
Rudy menyatakan saat ini pihaknya yakin pengajuannya sebagai tuan rumah bakal disetujui. Meski demikian, ia belum menjelaskan secara detail Piala AFF manakah yang bakal digelar di Solo nanti.
Kemungkinan Piala AFF yang bakal dilaksanakan di Solo adalah Piala AFF U-23. Laga yang mempertemukan para pemain berusia di bawah 23 tahun ini, semula bakal digelar di Stadion Jaka Baring, Palembang, 16-26 Juli lalu. Tapi kemudian batal karena stadion terbesar di Provinsi Sumatra Selatan ini tak memenuhi syarat.
Praktis, atas kendala ini PSSI meminta AFF untuk menunda gelaran ini. Keputusan akan digelar kapan AFF U-23 hingga saat ini belum dipastikan. Jika event internasional itu digelar di Solo, praktis kota ini bakal dibanjiri ribuan suporter. Atas konsekuensi ini Rudy mengaku tak khawatir.
Untuk menangani suporter, lanjut Rudy, Kota Solo sudah berpengalaman. Terbukti saat menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, 9 Juli lalu, ribuan suporter yang ngluruk ke Solo tidak ada gesekan. ”Kami sudah pengalaman dalam menangani suporter. Mereka hanya butuh sentuhan dan komunikasi. Jadi tidak ada masalah ribuan suporter bakal berdatangkan, asal ada komunikasi terlebih dahulu,” ujarnya.
”Kami punya stadion yang oke dengan pengalaman yang sudah teruji. Selain stadion faktor penunjang, seperti SDM (sumber daya manusia-red) juga sudah berpengalaman. Jadi kurang apa lagi.” jelas paulus haryoto, ketua panpel laga Persis Solo.
Piala AFF U-23 akan diikuti lima tim. Selain Indonesia, laga ini juga mempertemukan Myanmar, Timor Leste, Filipina dan Singapura. (sumber berita di copy dari JIBI/SOLOPOS/yud –>> espos)














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




Mencoba absent stlh sekian lama hanya m.e.n.y.i.m.a.k
Absen siang.
Saetama
test
solo fc dan persis solo jadi marger tidak
pasoepati medan@tak tambahi sam solo punya gesang n didi kempot..solo punya roy haryanto…he..he…he..
hem..,
Nasionalisme boleh bangga..
Bangga lagi..
Solo punya budaya..
Solo punya manahan..
Solo punya pasoepati…
Solo punya tim yg d segani & profesional…
Saedtama_ode.
lokasi Kita d’tengah pulau jawa,tempat sentral,kalo diadakan diSolo aku yakin Suporter sekitar Solo berdatangan,kalo hanya dengan kapasitas dibawah 30ribu apa muat?
Final DU sj dah kaya gitu,gmn kalo yg maen Timnas,pasti lbh dr itu.
kalopun d’setujui yg d’pertanyakan adlh…apa Manahan Stadium muat dng kapasitas hny segitu….???
Stadion Manahan udah beberapa kali menggelar beberapa pertandingan penting yang menyedot banyak masa mas.. Kemungkinan besar bisalah menampung suporter Timnas..
joss
ayooooooo…pasnet diramaikan lg mumpung bose lg sregep ngeto’e artikel ..he..he..he,
waaaach tak boroong kabeh xi min
sekalian ntar PPD 2014 moga terlaksana juga di solo amiiiin
juuuozzzzttt pak rudy..tunjukkan pd dunia bahwa solo mampu
ketigaaaax
keduaaaax
pertamaaax