FX Rudy : Kami Siap Jadi Tuan Rumah (Indonesia vs Iran)

Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) cabang Solo mengajukan Stadion Manahan, Solo, sebagai tempat pertandingan Pra-Piala Dunia 2014 Zona Asia antara tim nasional Indonesia dan Iran, 15 November nanti.
Seperti di beritakan sebelumnya, Sekjen PSSI, Tri Goestoro, menyatakan bahwa Kota Solo sulit menggelar partai Indonesia melawan Iran karena tidak mendapat dukungan dari pemerintah daerahnya.
Namun pernyataan Tri Goestoro itu langsung di bantah oleh FX Rudy, Wakil Walikota Solo, bahwa Kotanya selalu siap menggelar pertandingan Internasional.
“Kami siap menjadi tuan rumah, Saya selalu mendukung penyelenggaraan pertandingan tim nasional di Solo. “Kenyamanan tim dan penonton juga terjamin. Panitia pelaksana juga sudah terbiasa mengurusi partai internasional,” ujar Rudy seperti di kutip dari koran tempo.
FX Rudy sedianya hari ini (3/8) akan berangkat menuju jakarta guna meloby PSSI agar mempertimbangkan Infrastruktur Stadion Manahan Solo. Kandidat lain yang masuk dalam bidikan PSSI adalah Stadion Jalak Harupat, Bandung. (Pasnet/Tempo/Foto:Babhe)














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




solo-admin.palsu@mbok optimis wae mas,aku bangga jd warga surakarta sekali lg mendpt kepercayaan menggelar event penting
ora masalah optimis e mas
tapi realita , kan yo kudune dipikir sek mateng2
engko nek dadi rusuh kan yo malah ngelek2i solo #no offense
yen mikir wedi rusuh terus, kapan dadi Tuan Rumah’e… makane bos, mulai sekarang minimal dari diri sendiri, belajar tertib, dan buat Panpel.. usahakan lebih Profesional..
lanjutkan
lanjutkan.. buktikan solo selalu siap buat pertandingan internasional..
mbok positif thinking wae…menjadi kandidat aja udah suatu kebanggaan apa lg klo terealisasi wah top markotop…buko-buko
maaf ni diluar topik
Timnas yg bagus pasti didukung liga yg bagus pula. Dan sekarangmasih terjadi ketidak pastian liga di Indonesia antara ISL dan LPI. Kenapa harus bingung, mulai sja semua dari awal. Klub2 LPI kan baru seumur jagung dan belum juga selesai satu musim. Lagi pula sebagian besar klub2 baru. Blm pantaslah menjadi liga tertinggi di Indonesia. Klo klub2 ISL, memang dah lama berdri, tapi sebelumnya merekabukan juga klub2 yg profesional karena masih nyusu dana APBD. Klo dijadikan klub2 liga tertinggi negri ini, apa bisa mereka bertahan tanpa APBD musim depan. Lebih baik biar LPI berjalan sendiri juga ISL, liat klub2 mana saja yg bisa bertahan dan solid. Biarkan dengan berjalannya waktu yg menentukan klub2 itu bisa berkembang apa tidak. Pengalaman berkali-kali menunjukkan fakta, banyak klub2 yg bagus dan bisa menduduki papan atas di liga, bahkan juara, namaun di musim berikutnya anjlok ke papan bawah bahkan degradasi dengan di bebani banyak hutang dan terlambat berbulan-bulan dalam membayar pemain. Apakah yg seperti ini klub2 yg akan menghuni liga tertinggi di indonesia? Biarkanlah semua di mulai dari awal lagi. Ngga usah ingin cepet2 punya liga yg sudah pro selama klub2 di negri ini belum mampu. Toh nanti dengan iktiad baik semua unsur yg mendukung persepakbolaan di negri ini Liga dan klub2 di negri ini juga akan berkembang dan menjadi profesional.
SAETAMA
bro, kl ngurusin sesuatu harus satu2, LPI adalah biang pemecah konsentrasi persepak bolaan kita di kemudian hari
jangan menyalahkan satu pihak bro…….gak baik.
LSI juga jauh dari standart kalo mau jujur mereka masih 80 % klub amatir karena nyusu APBD.
Merahkan manahan
Amin… 1923x
jane yo seneng nek timnas maen neng solo
neng mengko yo nggenah akeh sing ra kumanan tiket , akeh sing mbludus , penonton meluber dan bisa mengakibatkan kerusuhan
salah satu mengapa pasnet sepi adalah oknum yang berlagak sok loyal pada sebuah tim…..kata2 mereka yang merusak perasaan orang lain..
renovasi manahan dulu setidaknya kapasitas mejadi diatas 50 ribu tempat duduk baru bicara manahan sebagai tuan rumah timnas indonesia…lha tiket yang disediakan panitia 60 ribu ja ludes terjual…bagai mana kalo dimanahan pa muat menampung 60 ribu penonton…realitis pak rudi
sekarang pasnet sepi.
ayo di ramekke mas
inshaalloh..
saya siap datang
Pertamax
semOga terlaksana. Amin