Persis Kembali Takluk di Stadion Manahan
Persis Solo menutup laga terakhirnya di Stadion Manahan dengan sebuah kekalahan. Dalam lanjutan pertandingan Liga Divisi Utama yang digelar Senin (18/4) sore, Persis ditaklukkan oleh tim pemuncak klasemen sementara yakni Mitra Kukar dengan skor tipis 0-1. Gol Mitra Kukar lahir di babak kedua melalui kaki Franco Hita di menit ke-59.
Di babak pertama, tim Persis Solo gagal mengembangkan permainannya. Justru tim tamu Mitra Kukar yang lebih banyak mendominasi pertandingan. Turun dengan duet penyerang Franco Hita dan Anindito membuat anak asuh Benny Dolo ini tampil agresif. Berulangkali akselerasi dari Franco Hita merepotkan lini belakang Persis. Pada menit ke-35, Mitra Kukar hampir saja unggul setelah tendangan bebas dari Rully Soputan hanya melenceng tipis dari gawang Persis. Dipenghujung laga babak pertama, giliran penyerang Persis Ibrahim Ibnu yang mengancam gawang lawan. Sayang, bola hasil tembakan Ibrahim masih melambung tipis di atas gawang Mitra Kukar.
DI babak kedua permainan Mitra Kukar masih terlihat mendominasi. Pad amenit ke-52 lagi-lagi Rully Soputan mengancam gawang Persis. Beruntung tendangan bebas dari Rully masih menerpa mistar gawang. Semenit berlalu, Persis membalas serangan. Umpan dari M. Budiana dari sektor kanan ternyata masih gagal dimaksimalkan oleh Prasetiyo Danu karena tandukannya masih meleset dari target gawang. Petaka bagi Persis datang di menit ke-59 ketika Franco Hita berhasil lolos dari jebakan offside. Franco Hita dengan dingin memperdaya penjaga gawang Persis Bagus Jiwo, dan dengan tenang mengukir gol kemenangan timnya. Hingga berakhirnya pertandingan, Persis pun harus takluk dipertandingan terakhirnya di Stadion Manahan.
Ditanya tentang permainan timnya, pelatih Persis Solo Ahmad Sukisno, mengungkapkan bahwa anak asuhnya telah bermain maksimal. Dengan kondisi tim yang diturunkan melawan Mitra Kukar, Sukisno mengaku cukup puas dengan permainan timnya meski harus menelan kekalahan. “Sebenarnya anak-anak sudah menerapkan jebakan offside untuk Hita, tapi Hita tetap saja bisa lolos dan akhirnya mencetak gol. Saya sendiri mengakui dan berterima kasih kepada adik-adik karena sudah bisa bermain maksimal di pertandingan ini. Dengan situasi tim yang saya turunkan sore ini, saya menilai adik-adik bermain baik,” ujar Sukisno seusai pertandingan.
Gol semata wayang dari Franco Hita, membuat Mitra Kukar berhasil menaklukkan Persis Solo di kandangnya sendiri.















"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




1923_lhaiyo to satu2nya tim di dvsi utama tnpa apbd,pmaine yow gur opo eneke,ibarate enek duit yo nrimo gaji yen rnex duit yo gur kyo wonk sambatan…. Pye2 yow kdu ttep di banggakne.
OLA PERSIS OLA
semangat 1923
salam loyalis persis
OGLOCK :: setuju mas

di maklumi wae nek kalahan
nek menang bangga nek kalah wajar
ibarate cah bayi nglwan cah gerang
5
1923_RONDA MALAM KWAN!!!!
SEMANGAT2…
kalah ora popo.. Sing penting yen menang ojo umuk..
MAKLUM…
PERSIS SOLO KALAH WAE YO ORA DADI NGOPO. .
PENTING ORA NGEMPENG BONDONE PEMKOT SOLO. .
BANGGA NDE. . !
PERSETAN DENGAN PRESTASI !!!
RA URUSAN MEH DEGRADASI,
AKU TETAP CINTA PERSIS SOLO 1923.
SELAMAT ULANG TAHUN BUAT SANG MAESTRO TRIBUN UTARA SIGIT “OMPONX”,.
SEMOGA MAKIN KREATIF DAN SELALU MAMPU PERANGI RASIS !!
Turun dengan duet penyerang Franco Hita dan Anindito membuat anak asuh Benny Dolo ini tampil agresif.
KAPAN SOLO PUNYA PEMAIN DAN PELATIH SEPERTI ITU
@Turun dengan duet penyerang Franco Hita dan Anindito membuat anak asuh Benny Dolo ini tampil agresif.
KAPAN SOLO PUNYA PEMAIN DAN PELATIH SEPERTI ITU
Ikhlas jika memang harus di degradasi,..
biar buat pembelajaran manajemen agar ngga asal2an milih pemain dan ngga seenaknya membentuk tim,.
KUHARAP KAU MENGERTI

COBALAH KAU TABAHKAN HATI
MUNGKIN DISAAT INI
PERSIS SOLO SEDANG DIUJI
TETAP SEMNGAT KAWAN*
BELAA SOLO