Persis Kembali Tumbang di Kandang

Kerja keras Joko Rus belum dapat memberikan poin bagi Persis di pertandingan melawan Gresik United, Kamis (14/4) sore.
Persis Solo gagal menambah pundi poinnya usai ditaklukkan tamunya Gresik United dalam lanjutan Liga Ti-Phone Divisi Utama, Kamis (14/4) sore. Bertanding di hadapan suporter setianya, Laskar Samber Nyawa harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor tipis 1-2.
Persis Solo mengawali laga dengan kurang percaya diri. Bertindak selaku tuan rumah, nyatanya tidak membuat permainan Persis langsung menyerang. Justru sebaliknya, tim Gresik United langsung mendominasi pertandingan di babak pertama. Tercatat dua peluang didapatkan Gresik United melalui Ali Usman dan Khabib, namun kesemuanya belum menghasilkan gol. Sedangkan peluang terbaik Persis didapat di masa injury time ketika tendangan dari gelandang tengah Persis, M. Budiana, hanya melebar tipis dari gawang lawan. Skor kaca mata menutup pertandingan di babak pertama.
Di babak kedua, Persis Solo langsung berhasil unggul satu menit setelah kick off. Adalah seorang Diego Benowo yang berhasil mengubah skor pertandingan menjadi 1-0 untuk Persis. Namun keunggulan Persis tak berlangsung lama, karena di menit ke-51 Gresik United berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang tercipta dari tendangan jarak jauh gelandang Gresik United, Luis Pena. Skor pun berimbang menjadi 1-1.
Berhasil mencetak gol penyeimbang membuat permainan Gresik United semakin agresif. Puncaknya terjadi di menit ke-71 ketika Basuki berhasil membuat kubu tim tamu berbalik unggul menjadi 1-2. Gol ini pun langsung disambut meriah oleh para Ultrasmania Gresik yang turut hadir di stadion Manahan. Di sisa pertandingan, Persis tetap saja tidak mampun menyamakan kedudukan hingga wasit Daryanto asal Jakarta meniup peluitnya tanda berakhirnya pertandingan.
Menanggapi kekalahan timnya, pelatih Ahmad Sukisno mengakui bahwa permainan anak asuhnya masih jauh di bawah permainan tim tamu karena materi pemain yang berbeda pula. “Materi tim kami jelas berbeda dan dari segi permainan, Gresik United jugajauh lebih bagus. Para pemain sudah bermain maksimal,” ujar Sukisno.














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




admine serik ro aku po pie to iki
Anda seharusnya menganggap kegagalan dapat mendatangkan hasil..
.
Teruslah maju dan buatlah kesalahan.
Berbuatlah sebanyak mungkin.
Ingat disitulah anda menemukan kesuksesan – di penghujung kegagalan
MAJU TERUS OLAHRAGA SURAKARTA
SAETAMA PASOEPATI SEDUNIA
SALUT buat temen2 smua yg masih setia dukung PERSIS, PASOEPATI sudah dewasa bisa menerima kekalahan dg lapang dada, harus diakui PERSIS kalah segalanya, kalaupun kalah kita kalah terhormat,,,
entah sampai kapan cobaan ini berakhir, semoga lekas sembuh dan bangkit hasilkan prestasi yg bisa membanggakan WONG SOLO dan para pecinta PERSIS SOLO
Loyalitas dan militansi Pasoepati telah terbukti dari dulu……cuma Persis Solo aja yg bernasib menyedihkan, tiada dana tiada prestasi.
Ayo bangkit Persis !!
MIN KOMENTKU RA KLEBU KABEH PIE
PADAL ORA RASIS BLAS LOH
saya pasoepati dan saya mengakui kalo tim kebanggan kota solo persis solo kualitasnya di bawah rata rata
apapun kondisinya tetep tak dukung sak lawas e
SAETAMA
salut buat ultrasmania
kreatif tnan nde nggowo2 balon barang
wes biasa ra kaget dan memaklum i
loyalistasku durung di presiasikan karo pemain e persis
rung di bales kta kasar e
Anda seharusnya menganggap kegagalan dapat mendatangkan hasil..
Teruslah maju dan buatlah kesalahan.
Berbuatlah sebanyak mungkin.
Ingat disitulah anda menemukan kesuksesan – di penghujung kegagalan
MAJU TERUS OLAHRAGA SURAKARTA
SAETAMA PASOEPATI SEDUNIA
lagi iki iso no 2
” TIADA HIDUP TANPA KEGAGALAN ,KEKALAHAN , DAN KEJATUHAN…………
AIR SUNGAI MENUJU LAUT MELEWATI JALAN YANG BERLIKU……
BERDIRILAH TEGAK KEMBALI………………………..
JANGAN MEMANDANG KE BELAKANG , MASA LALU TELAH BERLALU………………..
HIDUP BERJALAN TERUS……………………….
LANGIT YANG ABADI TETAP TIDAK BERUBAH DAN HIDUP BAGAIKAN BENTUKAN GERAKAN AWAN DI ANGKASA YANG SELALU BERUBAH-UBAH TIDAK MEMILIKI KETETAPAN DAN TIDAK ABADI . ”
SATU PASOEPATI SATU
DAMAILAH SUPPORTER INDONESIA
SAETAMA SAETAMA SAETAMA
ADA HIKMAH DIBALIK INI SEMUA
SEMOGA PEMKOT CEPET SADAR AKAN KEMEROSOTAN OLAHRAGA DI KOTA TERCINTA KITA INI
MAJU TERUS SEPAK BOLA SURAKARTA
SAETAMA
jangan menyerah kawan