Sore Ini Manahan Lebih Ramai
Laga lanjutan Liga T-Phone antara Persis Solo dan Persemalra Tual pada sore ini diperkirakan akan kembali menarik suporter untuk datang langsung ke Stadion Manahan. Selain ini adalah pertandingan kandang pertama Persis Solo sejak rangkain laga tandangnya, euforia tour ke Sleman kemarin juga diperkirakan akan menjadi salah satu alasan Pasoepati untuk memerahkan Manahan, meski pertandingan ini juga akan disiarkan secara langsung oleh ANTV mulai pukul 15.00 WIB.

Pasoepati Diharapkan Tidak Bernyanyi Rasis.
Selain hal tersebut diatas, panpel pertandingan Persis serta manajemen tim juga telah bekerjasama dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SPKD) dan beberapa perusahaan swasta untuk mendistribusikan sekitar 2000 tiket seharga Rp.40.ooo kepada para pegawai instansi-instansi tersebut. Hal ini sesuai perntah Wakil Walikota Solo, yang juga Ketua umum Persis Solo kepada manejemen untuk berupaya mengurangi kesulitan finansial yang sedang melilit tubuh klub yang lahir sejak tahun 1923 ini. Harapannya agar pada tiga laga kandang terkahir di Stadion Manahan ini panpel bisa meraup pendapatan yang cukup signifikan untuk membantu pembiayaan tur papua di penghujung kompetisi.
Jangan Rasis
Komunitas cyber Pasoepati juga dalam hal ini tidak henti-hentinya menghimbau kepada seluruh penonton yang hadir langsung menyaksikan laga ini bisa menjauhkan diri dari tindakan rasis dan anarkis.
Bila teman disamping, didepan, maupun dibelakang anda mulai bernyanyi rasis tolong ingatkan, beri pengertian bahwa tindakan tersebut akan mencoreng nama besar Pasoepati. Juga bila sang dirijen mengajak menyanyi rasis ingatkanlah dengan kata-kata maupun isyarat tubuh, baik dengan gelengan kepala. lambaian tangan maupun aksi diam. Percalah kawan, tanpa Rasis kita akan tetap Eksis sampai kapanpun! Mari Budayakan Malu Bernyanyi Rasis ! *














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




OVJ,. I miss u full……No Ompong No Party.
MIN NICKMU TAG GO SEG
wooo.. tak blokir lho…
Aroma kemenangan tercium,….
SEMNAGAT
SIGIT OMPONX ga teko mengko sore…mesti ko yak lor-kidul semakin menjadi2 rasis’e.
semoga menang..
premium kpn pertamax e xixixi
pakde gondrong jo rasis yo nek dadi digen
smoga lag rasis terakir wktu d magouharjo kemarin
moga menang.,,.
,.
mas hasnan syalnya bagusss.. beli dimana mas?
tak tunggu ANTI RASIS TP LOYALIS PERSIS>>>>
awas RASIS tak pecat dari hatiku…wkwkw
3 point…
Bismilah,smoga menang….
smagat. . .
No rasis,!
Absen kmanahan sampae slsaian UAN kie. . .huah
3minggu yg bkal merindukan atmosfer manahan. . .
Wkwkwkwk,..OTR Manahan International Stadium.
pisanan…
Siji