Ads

Rasis Itu Penyakit, Bukan Seni

Pernahkan kita berfikir bahwa nyanyian rasis yang tersaji saat siaran langsung sepakbola di televisi di serap oleh penonton segala umur? Pernahkah kita sadar bahwa seorang anak kecilpun menjadi fasih mengumpat dan menyanyikan nyanyian rasis karena sering mendengarnya di televisi?

” Bonek Viking sama saja, sama sama an***g…. The Jak itu an***g di bunuh saja”  ……Saya kaget saat mendengar nyanyian itu terlontar dari anak TK yang baru berumur 5 tahun.

Telisik punya telisik, saya mencermati sebab musabab anak kecil itu fasih bernyanyi lagu rasis. Anak kecil itu memang sering melihat siaran sepakbola di televisi bersama teman-temanya, namun sayangnya bukan nyanyian yang membakar semangat yang tersaji tetapi umpatan dengan kata-kata kotor yang tersaji sepanjang pertandingan.

Saya malu sebagai seorang Pasoepati tidak bisa mengajari anak tetangga saya itu dengan perilaku santun, saya di tegur orangtuanya perihal anaknya yang pandai bernyanyi rasis.

Sadar tidak sadar apa yang kita nyanyikan di stadion sebenarnya menjadi atraksi yang di nikmati oleh penonton lain yang ikut hadir di stadion, ataupun penonton di rumah jika pertandingan itu di siarkan televisi.

Malukah kita jika rasis menjadi raja dan mengalahkan militansi dan kreatifitas yang sebenarnya menjadi senjata utama seorang suporter? Budayakan malu melakukan hal yang memperburuk citra Pasoepati. (artikel kiriman pembaca)

Berbagi Itu Indah

Berbagilah informasi yang kamu dapat dari artikel ini kepada teman-teman terdekat. Cukup klik saja sosial media kesukaanmu di sebelah ini

121 Respon

Beri Komentar
Halaman 9 dari 91...56789
  1. 19th Mar 2011 @ 08:00

    pasoepati , ayo kita bersatu memerangi rasis , jangan sampai terbujuk oleh rayuan rasis , kita satu hati anti anarchy . SAETAMA

    Balas!
Halaman 9 dari 91...56789

Tinggalkan Balasan

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Form yang harus diisi ditantai dengan *

*

  • PasoepatiNet Digital Magazine #13

    PasoepatiNet Digital Magazine #13

    Download!
  • Klasemen Sementara

    Ptd Pts
    1 Persekap 5 15
    2 PSS 6 15
    3 Persibangga 7 13
    4 PERSIS 5 12
    5 Persifa 6 7
    Baca Selengkapnya
  • Last Match Report

    Persis Solo vs Persewon Wondama
    4 Ferrianto 3', Tri Handoko 46', Kito Chandra 86', Tinton 89'
    0 -
    14(10)Shoot(On)16(11)
    9 Cross(On)5
    4 Corners4
    10 Fouls11
    22 Clearance11
    50% Possesion50%