Persis Solo Takluk di Tangerang
Persis Solo mengawali kompetisi Liga Ti-Phone putaran kedua dengan menuai hasil buruk. Bertandang ke kandang Persikota Tangerang, Laskar Samber Nyawa harus menerima kekalahan dengan skor telak 3-0.

Joko Rus dkk. kembali gagal membawa pulang poin setelah dikalahkan Persikota Tangerang dalam laga perdana putaran kedua Liga Ti-Phone, sore tadi.
Hasil ini tentu saja membuat Persis terus memperpanjang rekor tak pernah menang selama berlangsungnya kompetisi. Tak cuma itu, ratusan suporter Pasoepati yang juga tampak hadir mendukung langsung ke stadion Benteng Tangerang juga harus pulang dengan rasa kecewa.
Ketiga gol dari Persikota semuanya terjadi pada babak pertama. Masing-masing gol dicetak oleh pemain belakang Akira Leo Soputan menit ke-29, penyerang asing Michael Adolfo Sousa menit ke-41 dan ditutup oleh gol dari pemain tengah Hendra Saputra pada menit ke-44.
Dalam pertandingan sore tadi, pelatih Persis Solo Ahmad Sukisno menurunkan duet penyerang Zaenal Hidayat dan Robi Fajar. Sedangkan di bawah dipercayakan penjaga gawang Bagus Jiwo. Sedangkan dibarisan tengah, pelatih mempercayakan trio andalan yakni Imam Rochmawan, M. Budiana dan Budi Ariyanto. Tertinggal tiga gol di babak pertama, pelatih Ahmad Sukisno melakukan pergantian pemain dengan memasukkan penyerang Diego Benowo untuk menambah daya dobrak lini serang. Namun sampai berakhirnya pertandingan, Persis Solo tetap gagal mencetak gol.
Persis Solo kembali akan melakukan pertandingan tandang yakni ke kandang PSIS Semarang pada hari Selasa (1/3) nanti. Semoga ada poin yang bisa didapat dan dibawa pulang.














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




manajemen wae sing dibubarke, Persis ra tau oleh vitammin
udah biasa kalau persis selalu kalah,,perpanjang rekor tak pernah menang..
Ura majalah sing temping Persis tetap eksis,bkn tdk mgkn kelak akan mjd tim yg diperhitungkan!
AKU SETIA PADA PERSIS SOLO
10 besar,manajemen jancook,yen ngene kapan menange suu,masio ak sih setia karo persis,suporter liyane piye????
piye iki
PERSIS MY RELIGION
Maine apik tnan mau sore tp y gur kbrntungan memihak tuan rm
brenggoooosss ra bedo karo NH
berita tidak menggembirakan,mesti koment sepi ;-(
AKU CINTA PERSIS!
ra nggumun bos yen kalah selama pemain n manajemen g d rombak.,,saedtama wae lah.,
Nyoh info kang http://www.solopos.com/2011/olahraga/usul-potong-gaji-pnspersis-wait-and-see-87001
absen
wah..