Persis Solo Tumbang Lagi di Kandang
Tim Persis Solo kembali dipermalukan oleh tamunya Persikota Tangerang dalam lanjutan Liga Ti-Phone dengan skor akhir 1-2 di stadion Manahan Solo, Senin (31/1) sore. Hasil buruk yang selalu diraih Persis setiap kali menggelar laga kandang, kini tampak berpengaruh terhadap animo penonton yang ingin menyaksikan laga Persis. Di pertandingan sore tadi, tribun penonton yang biasanya penuh sesak, kini menjadi minim penonton.

Perjuangan tim Persis Solo kembali kandas usai dikalahkan tamunya Persikota Tangerang di stadion Manahan, sore tadi.
Begitu pertandingan dimulai tim berjuluk Laskar Sambernyawa terlihat tidak memiliki greget bertanding. Sebaliknya tim tamu malah terlihat tancap serangan begitu pertandingan dimulai. Persikota mencuri gol terlebih dahulu lewat gol dari pemain asingnya, Bruno Joe Zandona, pada menit ke-23.
Selang sembilan menit berikutnya, giliran Michael Adolfo Sousa yang menambah gol melalui tandukan kepalanya. Tertinggal dua gol, tuan rumah mencoba bangkit dan akhirnya berhasil mencetak gol di menit ke-36 melalui striker Robi Fajar Nugroho sehingga memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Pelatih Persis, Sukisno, terus saja memberikan semangat kepada timnya untuk dapat segera menyamakan kedudukan, namun tak menemukan hasil. Usaha Robi Fajar untuk mencetak gol di babak kedua, akhirnya sia-sia setelah tembakannya membentur tiang gawang Persikota.
Sebaliknya pada menit ke-65, tim tamu nyaris menambah kemenangan. Sayang gol tendangan Bruno dianulir wasit karena off-side. Hingga akhir pertandingan, Persis Solo pun akhirnya menyerah 1-2 atas tim Persikota.














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




UANG MEMBUAT PEMAIN PINDAH TIM YANG BANYAK DUIT! ITU WAJAR!!
KLO SUPORTER YANG PINDAH DUKUNG TIM LAIN ITU SAMA AJA BONNEK!
CONTOH DONG TIM TIM EROPA, KALAH DAN DEGRADASI PUN TETAP DUKUNG, KLO MEMANG KITA CINTA PERSIS SEPERTI KITA MENCINTAI AGAMA KITA. YA..DI INGGRIS DAN SCOTLAND SEPAKBOLA SAMA SEPERTI AGAMA BAGI SUPORTERNYA.
Aku memang menjadi supp0rter seumur jagung yg penting bukan supp0rter karbitan,,,tapi aku akan tetap mendukung PERSIS walaupun sdang terpuruk. . .
menyimak
DI MANA TEMAN TEMAN PASOEPATI LAINYA??
YANG SELALU BICARA LOYAL,WALAU PERSIS KALAH,DEGRADASI,BUBAR?
MANA? PERSIS YA PERSIS!!! PASOEPATI HANYA PERSIS, DAN BUKAN TIM LAINNYA.
piyeeeee…wah ojo sampe persis dibubarke yo…PERSIS Tem Penuh Kenangan…
bagaimana managemant???
revolusi pemain depan persis solo
stlh skian lama akhrnya ak dpt pertamax gan..
Slama NH jik na pssi, mlez nonton liga tipuan..
Kalah konaksi, xixixixix, moco sek
wah ra sda hatrick ak gro2 bos jono..
Pertamax
meneh
ora kaget!!! pertamak boss…
pertamax
kandaniooo ngewyeeell…pertamak boss!!??