11 Tahun Pasoepati, Beranikah Meninggalkan Rasis?
Hampir 11 tahun yang lalu, tepatnya 9 februari 2000 lahirlah kelompok suporter asal Solo dengan Julukan pasoepati. Suporter yang kala itu menjadi semangat terbentuknya komunitas suporter di Indonesia.

Pasoepati, Sudah hampir 11 tahun menjadi ikon sepakbola kota solo
Pasoepati yang kala itu selalu hadir dengan tagline ” Sebarkan Virus Perdamaian ala Pasoepati” mendapatkan sambutan hangat dari kelompok suporter di Indonesia. Stadion Tambaksari pernah menjadi saksi bagaimana pasoepati yang santun bisa kala itu bisa di terima publik sepakbola Surabaya.
Tak hanya itu, Pasoepati juga membidani lahirnya komunitas suporter seperti The Maczman, Asykar Theking yang sampai sekarang masih eksis di Indonesia.
Apa Kabar Pasoepati
Di tengah banyaknya kerusuhan suporter yang terjadi di sepakbola Indonesia, Pasoepati masih begitu hebatnya dengan selalu menerima hasil pertandingan Persis Solo yang memang mengecewakan.
Hebatnya, Pasoepati tidak pernah membuat kerusuhan di dalam stadion meski Persis Solo kalah di Stadion Manahan. Pembakaran bendera ataupun lemparan botol ke dalam stadion tidak terjadi lagi. Pasoepati tetap bisa menjaga kondusifitas kota solo meski tim yang di dukung kalah di kandang.
Di usia yang sudah hampir 11 tahun ini, beranikah Pasoepati merubah paradigma suporter yang selama ini identik dengan kekerasan menjadi suporter militan yang santun?














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




aku siap.. Kalo kamu ?
slama…tamu baex kta pun..ba3xx..! Wonx..5olo..tidax akan..b3rtindax..sblum diInjax..injax..!
.pasoepati bisa,…. no rasis,… no anarkis,….
.edan TAPI MAPAN,…..^^
.SAETAMA utk slalu dkung SOLO mjd lbih baik,…
saget mas admin
Bravo Pasoepat!.. Moga mk!n exsis.. Mkin atraxtif n mkin Loyal..
PASOPATI BUTUH SAUDARA BUKAN MUSUH
Pasoepati berseri tanpa rasis dan anarki
semoga
bangga menjadi pasopati
berharap perdamaian pasopati dengan suporter lain
PASOPATI butuh saudara bukan musuh
yang pasti hilangkan anarkis..malu-maluin..liatkan semalem dibandung kek apa? amit-amit ya jangan sampai kejadian disolo… kita mah kalah dah biasaaaaaaa banget…
Sudah lumayan dewasa.
Daripada rasis mending kritis thdp team……
P.A.S.O.E.P.A.T.I.
bisa!!! kita bisa meninggalkan rasisme dan menjadi suporter no 1 di indonesia..
Pasoepati tak akan pernah berhenti berkreasi ..
Pertamax ya ?